Showing posts with label Timur Tengah. Show all posts
Showing posts with label Timur Tengah. Show all posts

RAANYAMAN : Imam Masjidil Haram Anggota Ikhwanul Muslimin?

Imam Masjidil Haram Anggota Ikhwanul Muslimin?



Pangeran Mamduh bin Abdul Aziz Ali Saud, saudara Raja Abdullah bin Abdul Aziz, menuduh empat orang imam Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, termasuk di antaranya Syaikh Saud Syuraim

RAANYAMAN : Wartawan Mesir: Syaikh Al-Azhar Takut dengan Penguasa Zalim

Wartawan Mesir: Syaikh Al-Azhar Takut dengan Penguasa Zalim
http://muslimina.blogspot.com/2014/05/wartawan-mesir-syaikh-al-azhar-takut.html


Foto: Wartawan Mesir: Syaikh Al-Azhar Takut dengan Penguasa Zalim

Penulis dan wartawan Mesir, Sami Kamaluddin, dalam wawancara dengan Aljazeera Mubasyir Misr (12/5) mengecam sikap plin-plan Syaikh Al-Azhar, Ahmad Tayyib, yang dinilai sebagai bentuk ketakutan terhadap penguasa lalim dan tidak berpihak pada kebenaran.
Kamaluddin menyatakan, sebelum Revolusi 25 Januari 2011 berhasil menumbangkan Husni Mubarak pada 11 Februari 2011, Tayyib berfatwa haram menentang penguasa dan ikut serta dalam revolusi.
Tetapi setelah perjuangan revolusi berhasil menggulingkan Mubarak, Tayyib berbalik menyatakan dirinya menentang rezim Mubarak (padahal dirinya adalah salah satu anggota biro politik partai Mubarak, NDP).
Selanjutnya, secara terang-terangan Tayyib hadir dalam pengumuman penggulingan Presiden Mursi oleh As-Sisi. Tatkala aparat kudeta menumpahkan darah dalam tragedi pembubaran aksi demo di medan Rabiah Al-Adawiyah, Tayyib ‘cuci tangan’ dan menyatakan dirinya menentang pertumpahan darah.
Sementara itu, dai terkemuka, ‘Isham Talimah, menyatakan bahwa Syaikh Al-Azhar, Ahmad Tayyib, mempermainkan fatwa dan mempolitisirnya untuk mendapatkan keridhaan penguasa, bukan untuk menegakkan kebenaran.
Talimah mengecam sikap Syaikh Al-Azhar yang diam membisu dan tidak vokal menentang aksi-aksi kekerasan aparat pendukung kudeta meskipun menimpa para mahasiswi Al-Azhar. (rassd/rem/dakwatuna)

http://muslimina.blogspot.com/2014/05/wartawan-mesir-syaikh-al-azhar-takut.html



Penulis dan wartawan Mesir, Sami Kamaluddin, dalam wawancara dengan Aljazeera Mubasyir Misr (12/5) mengecam sikap plin-plan Syaikh Al-Azhar, Ahmad Tayyib, yang dinilai sebagai bentuk ketakutan terhadap penguasa lalim dan tidak berpihak pada kebenaran.

RAANYAMAN : Sikap Bocah Ini Menggugah Menteri Saudi

Sikap Bocah Ini Menggugah Menteri Saudi
http://muslimina.blogspot.com/2014/05/sikap-bocah-ini-menggugah-menteri-saudi.html

Foto: Sikap Bocah Ini Menggugah Menteri Saudi

Rasa empati seorang bocah terhadap kesulitan yang tengah dihadapi temannya, membuat Menteri Pendidikan Arab Saudi tergugah. Abdul Rahman Abdah diketahui memilih 'puasa' jajan demi membantu sang sahabat.

Dia rela menyimpan semua uang jajan dari orangtua untuk diamalkan ke temannya yang telah meninggal, akibat tenggelam di sebuah kolam renang.

Harian Al Riyadh menulis, selama dua minggu terakhir Abdul Rahman memilih menyimpan seluruh uang saku miliknya untuk disumbangkan. Apa yang dilakukan dia tidak ketahui orangtua dan teman-temannya.

Anak laki-laki ini merupakan siswa yang tengah menempuh pendidikan di sebuah sekolah kota Aflaj, sekitar 300 kilometer selatan ibu kota Riyadh.

Sikap mulia itu rupanya sampai ke telinga Menteri Pendidikan Saudi. Dia pun berencana menemui langsung si bocah dalam waktu dekat ini.

Sebelumnya, Kepala Distrik Pendidikan, Mohammad Mubarak Al Zayed telah memanggil Abdul dan memberikan hadiah ponsel sebagai bentuk apresiasi atas tindakan mulia tersebut. (Ervina Anggraini/dream)

http://muslimina.blogspot.com/2014/05/sikap-bocah-ini-menggugah-menteri-saudi.html


Rasa empati seorang bocah terhadap kesulitan yang tengah dihadapi temannya, membuat Menteri Pendidikan Arab Saudi tergugah. Abdul Rahman Abdah diketahui memilih 'puasa' jajan demi membantu sang sahabat.

Dia rela menyimpan semua uang jajan dari orangtua untuk diamalkan ke temannya yang telah meninggal, akibat tenggelam di sebuah kolam renang.

Harian Al Riyadh menulis, selama dua minggu terakhir Abdul Rahman memilih menyimpan seluruh uang saku miliknya untuk disumbangkan. Apa yang dilakukan dia tidak ketahui orangtua dan teman-temannya.

Anak laki-laki ini merupakan siswa yang tengah menempuh pendidikan di sebuah sekolah kota Aflaj, sekitar 300 kilometer selatan ibu kota Riyadh.

Sikap mulia itu rupanya sampai ke telinga Menteri Pendidikan Saudi. Dia pun berencana menemui langsung si bocah dalam waktu dekat ini.

Sebelumnya, Kepala Distrik Pendidikan, Mohammad Mubarak Al Zayed telah memanggil Abdul dan memberikan hadiah ponsel sebagai bentuk apresiasi atas tindakan mulia tersebut. (Ervina Anggraini/dream)

RAANYAMAN : Kicauan Haru Pemuda Lumpuh Saudi Luluhkan Jagat Twitter

Kicauan Haru Pemuda Lumpuh Saudi Luluhkan Jagat Twitter
http://muslimina.blogspot.com/2014/05/kicauan-haru-pemuda-lumpuh-saudi.html

Foto: Kicauan Haru Pemuda Lumpuh Saudi Luluhkan Jagat Twitter

Sebuah kisah mengharukan dialami seorang pasien Rumah Sakit King Khalid di Riyadh, Arab Saudi. Dia terbaring lumpuh sendirian tanpa pernah dijenguk keluarga selama berbulan-bulan.

Ebrahim, 24 tahun, merasa sangat kesepian di rumah sakit setelah divonis lumpuh. Mulanya, keluarga rutin menjenguk. Namun setelah sekian lama kondisinya belum juga berangsur pulih, keluarga mulai merasa bosan dan hampir tidak pernah menjenguknya lagi.

Ayahnya sudah sangat tua, sementara saudara dia yang masih remaja lebih memilih bermain dengan teman-temannya.

Untuk mengusir rasa bosan dan mengungkapkan kesendiriannya, Ebrahim mulai berkicau di Twitter. Dalam tweet-nya, Ebrahim menulis ia merasa frustasi karena tidak ada satu pun pengunjung yang datang menjenguk. Ia makin sedih saat melihat pasien di sebelahnya selalu ada yang menjenguk, sementara dia sama sekali tidak ada.

Ebrahim kemudian mengunggah tweet kedua yang intinya meminta masyarakat berdoa bagi kesehatan dan kesembuhannya. Dia juga menulis telah lumpuh selama satu setengah tahun di RS King Khalid.

Dalam tweet berikutnya, Ebrahim menulis harapan dia agar orang-orang yang mengenal dia atau tidak datang membesuk. "Saya menjadi gelisah, hanya menunggu seseorang untuk mengunjungi. Ayah dan saudara-saudara saya tidak mengunjungi selama tiga bulan".

Kurang dari satu jam setelah kicauan itu, kamar tempat Ebrahim dirawat berubah seperti ruang resepsi karena orang-orang yang tak dikenalnya mulai mengunjunginya. Kamar itu menjadi terlalu kecil untuk menampung jumlah pengunjung yang datang.
Beberapa pengunjung berbicara kepada Ebrahim dengan mengatakan mereka adalah pengganti ayah dan saudara yang diinginkan ada di sampingnya.

"Kami tidak akan membiarkan Anda sendirian. Semua orang Arab Saudi adalah keluarga Anda sekarang. Mereka semua mendukung Anda," kata beberapa pengunjung.

Saking banyaknya yang ingin berbicara dengan Ebrahim sampai-sampai mereka harus mengantre di luar dan menunggu giliran masuk ke ruangan. Bersamaan datangnya ucapan simpati dan dukungan, beberapa pengunjung membawa bunga dan hadiah.

Beberapa pengikut tweet Ebrahim juga melakukan kampanye pengumpulan dana untuknya. Salah satu pengusaha, Yazid Al Rajhi mengatakan telah menyumbangkan SR100.000 (Rp307 juta). Pengusaha yang lain, Khalid Al Ammar menyerukan penggalangan dana yang lebih besar.

"Kita harus mampu mengumpulkan dana hingga SR2 juta (Rp6,1 miliar). Saya mulai dengan SR100.000 (Rp307 juta). Siapa berikutnya yang mau menyumbang?" kata Yazid.(dream)

http://muslimina.blogspot.com/2014/05/kicauan-haru-pemuda-lumpuh-saudi.html


Sebuah kisah mengharukan dialami seorang pasien Rumah Sakit King Khalid di Riyadh, Arab Saudi. Dia terbaring lumpuh sendirian tanpa pernah dijenguk keluarga selama berbulan-bula

RAANYAMAN : Koran Mesir: Al-Sisi Telah Berjumpa Allah Dua Kali

Koran Mesir: Al-Sisi Telah Berjumpa Allah Dua Kali
http://www.islampos.com/koran-mesir-al-sisi-telah-berjumpa-allah-dua-kali-110117/

Foto: Koran Mesir: Al-Sisi Telah Berjumpa Allah Dua Kali

SEBUAH surat kabar Mesir dikabarkan telah memuji calon presiden Abdulfatah al-Sisi secara berlebihan. Bagaimana tidak, dalam sebuah catatan pojoknya, koran Mesir ini memuat sebuah catatan berjudul “al-Sisi Dua Kali Berjumpa Allah,” dengan disertai sebuah foto besar tokoh yang mengkudeta presiden terpilih Muhammad Mursi.

Seperti yang dilansir Shabestan pada Selasa (13/5/2014), Muhammad al-Baz penulis artikel ini telah mengangkat al-Sisi lebih tinggi dari kedudukan para nabi dan wali Allah.

Menurut penulis, nasab keturunan al-Sisi bersambung kepada kabilah Asyraf al-Maghaziyah. Ia sengaja menyembunyikan silsilah nasab ini. Nasab ini bersambung kepada para nabi Allah.

Catatan ini menuai cercaan dan amarah rakyat Mesir. Dalam koran Fayef Mishr menulis “Kita adalah bangsa yang memiliki spesialisasi dalam menciptakan Fir’aun. Sungguh, ini adalah sebuah realita yang pahit dan menyakitkan.”

Menurut ‘Ala’ Shadiq seorang ahli Mesir menulis di halaman Faecbooknya, “Koran Fajr adalah koran pertama yang telah menjatuhkan Mursi dengan tuduhan ia telah memasukkan agama dalam politik. Koran ini jugalah yang mengikatkan al-Sisi dengan agama untuk menyucikan otak atas kudeta Mesir yang terjad tahun 2013 lalu. [sm/islampos/sha]

http://www.islampos.com/koran-mesir-al-sisi-telah-berjumpa-allah-dua-kali-110117/



SEBUAH surat kabar Mesir dikabarkan telah memuji calon presiden Abdulfatah al-Sisi secara berlebihan. Bagaimana tidak, dalam sebuah catatan pojoknya, koran Mesir ini memuat sebuah catatan berjudul “al-Sisi Dua Kali Berjumpa Allah,” dengan disertai sebuah foto besar

RAANYAMAN : Karena Mendukung As-Sisi, Sejumlah Anggota Partai An-Nur Mengundurkan Diri

Karena Mendukung As-Sisi, Sejumlah Anggota Partai An-Nur Mengundurkan Diri
http://www.eramuslim.com/berita/dunia-islam/karena-mendukung-as-sisi-sejumlah-anggota-partai-an-nur-mengundurkan-diri.htm

Foto: Karena Mendukung As-Sisi, Sejumlah Anggota Partai An-Nur Mengundurkan Diri

Sumber dari partai salafi “an-Nur”, menyatakan bahwa sejumlah anggota partai di Bani Suef, selatan Kairo menyatakan mengundurkan diri pada dua pekan lalu, sebagai bentuk protes terhadap dukungan partai kepada mantan Menteri Pertahanan Abdul Fattah As-Sisi, ditengah bungkamnya para pemimpin partai.

Sumber tersebut menyatakan bahwa “lebih dari sepuluh anggota mengajukan pengunduran diri sebagai protes atas kebijakan dan orientasi partai selama periode terakhir. Menurut sumber, anggota yang mengundurkan tersebut melihat bahwa Sisi adalah penyebab pertumpahan darah di Mesir, dan mereka menuntut para pemimpin partai untuk menaarik dukungan terhadap Sisi pada Pemilu nanti. Menurut situs “Arabi jadid”.

Sementara itu, anggota badan tertinggi partai, Ahmad Rashwan, mengatakan kepada situs “Arabi jadid” bahwa sampai saat ini ia belum menerima surat pengunduran diri secara resmi daari secretariat partai,” ia menunjukkan bahwa jika hal itu benar maka hal tersebut tidak berpengaruh bagi partai karena anggota yang mengundurkan diri adalah anggota yang tidak memiliki pengaruh di partai.

Ia juga menjelaskan,”partai berusaha memuat aturan melalui pertemuan intensif untuk menjelaskan keputusan tersebut dan apa yang terjadi di “balik pintu yang tertutup”, dan ia menyatakan bahwa Mesir saat ini menjadi target oleh semua pihak, baik internal maupun eksternal.” (hr/im)

http://www.eramuslim.com/berita/dunia-islam/karena-mendukung-as-sisi-sejumlah-anggota-partai-an-nur-mengundurkan-diri.htm


Sumber dari partai salafi “an-Nur”, menyatakan bahwa sejumlah anggota partai di Bani Suef, selatan Kairo menyatakan mengundurkan diri pada dua pekan lalu, sebagai bentuk protes terhadap dukungan partai kepada mantan Menteri Pertahanan Abdul Fattah As-Sisi, ditengah bungkamnya

RAANYAMAN : As-Sisi Pertahankan Hubungan Damai dengan Israel

As-Sisi Pertahankan Hubungan Damai dengan Israel
Sumber: http://www.dakwatuna.com/2014/05/13/51168/as-sisi-pertahankan-hubungan-damai-dengan-israel/#ixzz31c1gFin0


Foto: As-Sisi Pertahankan Hubungan Damai dengan Israel

Tokoh utama kudeta di Mesir, Abdul Fatah As-Sisi, yang mencalonkan diri menjadi presiden menyatakan bahwa hubungan damai antara Mesir dan Israel sudah sampai pada level stabil (yang tidak perlu dipermasalahkan).

Hal tersebut disampaikan As-Sisi dalam wawancara dengan saluran TV berbahasa Arab, Sky News (12/5). Menurutnya, Israel sejauh ini juga tidak khawatir dengan penambahan kekuatan militer Mesir di Semenanjung Sinai (yang berbatasan langsung dengan Israel.

As-Sisi menyatakan bahwa Israel memahami penambahan jumlah pasukan militer Mesir di kawasan tersebut untuk memerangi kelompok pemberontak bukan untuk berkonfrontasi dengan Israel.

Dalam kesempatan tersebut, As-Sisi juga menegaskan bahwa jika menjadi Presiden Mesir maka dirinya akan menjadi pemimpin tertinggi yang bertanggung jawab untuk urusan agama, etik, dan dasar-dasar bernegara.

Menurutnya, tidak akan ada lagi istilah pemimpin agama (qiyadat diniyah) nantinya, tanpa menjelaskan maksud pernyataannya tersebut. (islammemo/rem/dakwatuna)

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2014/05/13/51168/as-sisi-pertahankan-hubungan-damai-dengan-israel/#ixzz31c1gFin0


Tokoh utama kudeta di Mesir, Abdul Fatah As-Sisi, yang mencalonkan diri menjadi presiden menyatakan bahwa hubungan damai antara Mesir dan Israel sudah sampai pada level stabil (yang tidak perlu dipermasalahkan).

Hal tersebut disampaikan As-Sisi dalam wawancara dengan saluran TV berbahasa Arab, Sky News (12/5). Menurutnya, Israel sejauh ini juga tidak khawatir dengan penambahan kekuatan militer Mesir di Semenanjung Sinai (yang berbatasan langsung dengan Israel.

As-Sisi menyatakan bahwa Israel memahami penambahan jumlah pasukan militer Mesir di kawasan tersebut untuk memerangi kelompok pemberontak bukan untuk berkonfrontasi dengan Israel.

Dalam kesempatan tersebut, As-Sisi juga menegaskan bahwa jika menjadi Presiden Mesir maka dirinya akan menjadi pemimpin tertinggi yang bertanggung jawab untuk urusan agama, etik, dan dasar-dasar bernegara.

Menurutnya, tidak akan ada lagi istilah pemimpin agama (qiyadat diniyah) nantinya, tanpa menjelaskan maksud pernyataannya tersebut. (islammemo/rem/dakwatuna)

RAANYAMAN : Yusuf Al Qardhawi: Sisi Bawa Kehancuran Bagi Mesir

Yusuf Al Qardhawi: Sisi Bawa Kehancuran Bagi Mesir
http://muslimdaily.net/berita/internasional/yusuf-al-qardhawi-s.html


Foto: Yusuf Al Qardhawi: Sisi Bawa Kehancuran Bagi Mesir

Syeikh Yusuf al-Qardhawi mengatakan pada hari Minggu bahwa mantan panglima militer Mesir yang mencalonkan diri jadi presiden yakni Abdel Fattah al-Sisi, hanya akan membawa kejatuhan ke negara itu.

Syeikh Qardhawi mengatakan bahwa para pemimpin Israel mendukung Sisi untuk memenangkan pemilihan presiden mendatang. Dia juga menambahkan bahwa Sisi melindungi kepentingan Israel dan tidak akan bermasalah dengan Israel atas isu Palestina.

"Anda lihat orang-orang seperti Ehud Barak (Menteri Pertahanan Israel), dia mengatakan, Pilih Sisi, Sisi adalah orang kami, dia dipihak kami tidak dipihakmu," kata Qaradhawi pada Ahad malam di sebuah konferensi yang diselenggarakan oleh asosiasi ulama Muslim di Doha, Qatar, demikian lansir worldbulletin.net.

Sisi diperkirakan dengan mudah memenangkan pemilihan presiden pada 26-27 Mei. Satu-satunya kandidat lainnya adalah politisi sayap kiri Hamdeen Sabahi, yang menempati peringkat ketiga dalam pemilu 2012 yang dimenangkan oleh Mursi.

"Saat ia (Sisi) datang, semua yang kita lihat adalah pembunuhan dan pertumpahan darah, penahanan dan perempuan yang diperkosa," kata Qardhawi.

"Mesir kehilangan segalanya saudara-saudaraku, ini adalah bencana besar," tambahnya.

Abdel Fattah al-Sisi, seorang jendral pada saat Mursi berkuasa, melakukan kudeta militer untuk melengserkan Mursi. Ia kemudian memenjarakan Mursi dan tokoh-tokoh Ikhwanul Muslimin yang lain. Dia juga memerintahkan aparat keamanan bertindak keras terhadap pendukung aktivis Islam pendukung Mursi dan anggota Ikhwanul Muslimin, dengan melakukan penembakan pada para demonstran di Lapangan Rabaa Aladawiyah, Kairo. Ratusan bahkan diperkirakan ribuan orang telah meninggal karena keberingasan Sisi. 

http://muslimdaily.net/berita/internasional/yusuf-al-qardhawi-s.html

Syeikh Yusuf al-Qardhawi mengatakan pada hari Minggu bahwa mantan panglima militer Mesir yang mencalonkan diri jadi presiden yakni Abdel Fattah al-Sisi, hanya akan membawa kejatuhan ke negara itu.

Syeikh Qardhawi mengatakan bahwa para pemimpin Israel mendukung Sisi untuk memenangkan pemilihan presiden mendatang. Dia juga menambahkan bahwa Sisi melindungi kepentingan Israel dan tidak akan bermasalah dengan Israel atas isu Palestina.

"Anda lihat orang-orang seperti Ehud Barak (Menteri Pertahanan Israel), dia mengatakan, Pilih Sisi, Sisi adalah orang kami, dia dipihak kami tidak dipihakmu," kata Qaradhawi pada Ahad malam di sebuah konferensi yang diselenggarakan oleh asosiasi ulama Muslim di Doha, Qatar, demikian lansir worldbulletin.net.

Sisi diperkirakan dengan mudah memenangkan pemilihan presiden pada 26-27 Mei. Satu-satunya kandidat lainnya adalah politisi sayap kiri Hamdeen Sabahi, yang menempati peringkat ketiga dalam pemilu 2012 yang dimenangkan oleh Mursi.


"Saat ia (Sisi) datang, semua yang kita lihat adalah pembunuhan dan pertumpahan darah, penahanan dan perempuan yang diperkosa," kata Qardhawi.

"Mesir kehilangan segalanya saudara-saudaraku, ini adalah bencana besar," tambahnya.

Abdel Fattah al-Sisi, seorang jendral pada saat Mursi berkuasa, melakukan kudeta militer untuk melengserkan Mursi. Ia kemudian memenjarakan Mursi dan tokoh-tokoh Ikhwanul Muslimin yang lain. Dia juga memerintahkan aparat keamanan bertindak keras terhadap pendukung aktivis Islam pendukung Mursi dan anggota Ikhwanul Muslimin, dengan melakukan penembakan pada para demonstran di Lapangan Rabaa Aladawiyah, Kairo. Ratusan bahkan diperkirakan ribuan orang telah meninggal karena keberingasan Sisi.

RAANYAMAN : Kampanye Boikot Pilpres Kudeta Mesir dari Washington

Kampanye Boikot Pilpres Kudeta Mesir dari Washington
Sumber: http://www.dakwatuna.com/2014/05/13/51134/kampanye-boikot-pilpres-kudeta-mesir-dari-washington/#ixzz31aR3JP1M
Foto: Kampanye Boikot Pilpres Kudeta Mesir dari Washington

Para aktivis Mesir penentang kudeta yang bermukim di Amerika Serikat gencar mengkampanyekan boikot Pilpres Kudeta Mesir yang diselenggarakan pada 26-27 Mei ini (khusus untuk wilayah luar negeri akan dilaksanakan pada Kamis (15/5) dan Minggu (18/5) mendatang.

Ikut serta dalam kampanye tersebut tiga LSM Mesir-AS, yaitu: Yayasan Revolusi Mesir (Jam’iyah Misr Ats-Tsaurah), Lembaga Mesir-AS untuk Demokrasi dan HAM (Al-Muassasah Al-Misriyah Al-Amrikiyah lil Dimukratiyah wal Huquqil Insaan), dan Pusat Hubungan Mesir-AS (Markaz Al-‘Ilaqat Al-Misriyah wal Amrikiyah).

Salah seorang aktivis Pusat Hubungan Mesir-AS, Amin Mahmud, menyatakan bahwa pihaknya mengimbau rakyat Mesir untuk memboikot pemilu kudeta ini karena tidak akan mendukung demokratisasi.

Kedua capres kudeta, baik Abdul Fatah As-Sisi maupun Hamden Shabahi, dianggap tidak berpihak pada upaya penegakan HAM, demokrasi, dan kemerdekaan yang hakiki.

Sementara Wakil Ketua Lembaga Mesir-AS untuk Demokrasi dan HAM, Ahmad Syahatah, menegaskan bahwa pihaknya meyakini peristiwa 3 Juli 2013 sebagai kudeta militer berdarah.

Sikapnya satu dalam menghadapi kudeta yaitu akan memboikot pemilu karena keikutsertaan di dalamnya merupakan pengakuan secara tidak langsung terhadap (legalitas) kudeta.

Syahatah menyatakan gerakan kampanye boikot pemilu di luar negeri sudah diluncurkan sejak Februari 2014 dengan tujuan menggalang dukungan rakyat Mesir yang tinggal di luar negeri, khususnya Amerika Serikat dan Eropa. (islammemo/rem/dakwatuna)

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2014/05/13/51134/kampanye-boikot-pilpres-kudeta-mesir-dari-washington/#ixzz31aR3JP1M
Para aktivis Mesir penentang kudeta yang bermukim di Amerika Serikat gencar mengkampanyekan boikot Pilpres Kudeta Mesir yang diselenggarakan pada 26-27 Mei ini (khusus untuk wilayah luar negeri akan dilaksanakan pada Kamis (15/5) dan Minggu (18/5) mendatang.

Ikut serta dalam kampanye tersebut tiga LSM Mesir-AS, yaitu: Yayasan Revolusi Mesir (Jam’iyah Misr Ats-Tsaurah), Lembaga Mesir-AS untuk Demokrasi dan HAM (Al-Muassasah Al-Misriyah Al-Amrikiyah lil Dimukratiyah wal Huquqil Insaan), dan Pusat Hubungan Mesir-AS (Markaz Al-‘Ilaqat Al-Misriyah wal Amrikiyah).

Salah seorang aktivis Pusat Hubungan Mesir-AS, Amin Mahmud, menyatakan bahwa pihaknya mengimbau rakyat Mesir untuk memboikot pemilu kudeta ini karena tidak akan mendukung demokratisasi.

Kedua capres kudeta, baik Abdul Fatah As-Sisi maupun Hamden Shabahi, dianggap tidak berpihak pada upaya penegakan HAM, demokrasi, dan kemerdekaan yang hakiki.

Sementara Wakil Ketua Lembaga Mesir-AS untuk Demokrasi dan HAM, Ahmad Syahatah, menegaskan bahwa pihaknya meyakini peristiwa 3 Juli 2013 sebagai kudeta militer berdarah.

Sikapnya satu dalam menghadapi kudeta yaitu akan memboikot pemilu karena keikutsertaan di dalamnya merupakan pengakuan secara tidak langsung terhadap (legalitas) kudeta.

Syahatah menyatakan gerakan kampanye boikot pemilu di luar negeri sudah diluncurkan sejak Februari 2014 dengan tujuan menggalang dukungan rakyat Mesir yang tinggal di luar negeri, khususnya Amerika Serikat dan Eropa. (islammemo/rem/dakwatuna)

RAANYAMAN : Pemerintah Kudeta Merasa Tidak Cukup Membungkam IM dengan Hukuman Mati

Pemerintah Kudeta Merasa Tidak Cukup Membungkam IM dengan Hukuman Mati
Foto: Pemerintah Kudeta Merasa Tidak Cukup Membungkam IM dengan Hukuman Mati

Tidak cukup dengan menjatuhkan hukuman mati kepada Mursyid ‘Am Ikhwanul Muslimin (IM) dan ratusan anggota IM lainnya, pemerintah kudeta di Mesir mulai membidik harta kekayaan gerakan Islam terbesar di dunia tersebut.

Komite khusus pemerintah kudeta Mesir yang dipimpin Izzat Khamis mengumumkan bahwa pihaknya mengambil alih harta kekayaan 30 petinggi Ikhwanul Muslimin, 12 yayasan sosial IM, dan 6 perusahaan pribadi yang dimiliki petinggi IM.

Keputusan penyitaan dan pengambilalihan harta kekayaan, baik pribadi maupun organisasi IM, telah berulang kali dilakukan pemerintah kudeta sejak September 2013 lalu, di samping upaya-upaya meneror aktivis IM dengan aksi penangkapan, pemenjaraan, dan hukuman pidana seperti hukuman mati.

Meskipun demikian, berbagai langkah pemerintah kudeta tersebut tidak mampu mematikan langkah IM untuk terus mengobarkan revolusi menentang Abdul Fatah As-Sisi dan seluruh pendukungnya.

Aksi-aksi demonstrasi tetap berlangsung di berbagai daerah yang dilakukan pada malam hari dan setelah shalat subuh yang dilakukan secara spontan (flashmob). (islammemo/rem/dakwatuna)

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2014/05/13/51164/pemerintah-kudeta-merasa-tidak-cukup-membungkam-im-dengan-hukuman-mati/#ixzz31aQEiXcm


Tidak cukup dengan menjatuhkan hukuman mati kepada Mursyid ‘Am Ikhwanul Muslimin (IM) dan ratusan anggota IM lainnya, pemerintah kudeta di Mesir mulai membidik harta kekayaan gerakan Islam terbesar di dunia tersebut.

Komite khusus pemerintah kudeta Mesir yang dipimpin Izzat Khamis mengumumkan bahwa pihaknya mengambil alih harta kekayaan 30 petinggi Ikhwanul Muslimin, 12 yayasan sosial IM, dan 6 perusahaan pribadi yang dimiliki petinggi IM.

Keputusan penyitaan dan pengambilalihan harta kekayaan, baik pribadi maupun organisasi IM, telah berulang kali dilakukan pemerintah kudeta sejak September 2013 lalu, di samping upaya-upaya meneror aktivis IM dengan aksi penangkapan, pemenjaraan, dan hukuman pidana seperti hukuman mati.

Meskipun demikian, berbagai langkah pemerintah kudeta tersebut tidak mampu mematikan langkah IM untuk terus mengobarkan revolusi menentang Abdul Fatah As-Sisi dan seluruh pendukungnya.

Aksi-aksi demonstrasi tetap berlangsung di berbagai daerah yang dilakukan pada malam hari dan setelah shalat subuh yang dilakukan secara spontan (flashmob). (islammemo/rem/dakwatuna)